Postingan

Agar Tidak Tertinggal Film Tom & Jerry, Mike Tyson Percepat Sesi Latihannya Dengan Memukul KO 5 Lawan Dalam Waktu 1 Jam

Jakarta - Tak ada yang mengira, di balik kesan sangar yang dimiliki Mike Tyson, ternyata ia merupakan pencinta film kartum 'Tom & Jerry'. Hal tersebut dibeberkan oleh mantan pengawal dan sopir Tyson, Rudy Gonzalez. Menurut Gonzales, Tyson bahkan kerap mempersingkat sesi latihannya dari yang direncanakan demi bisa menyaksikan tontonan favoritnya tersebut. Jadi, Tyson dijadwalkan untuk melakukan latih tanding selama lima jam. Akan tetapi, pria yang dijuluki The Baddest Man in the planet itu menghabisi lawannya kurang dari satu jam. "Ketika kami berlatih di Las vega, sesi sparring-nya adalah dari pukul 12 hingga 5 sore. Dia akan menjadi orang yang baik kepada lawannya dan bertanya: 'Bagaimana kabarmu hari ini, bagaimana dengan keluargamu?'"tutur Gonzalez dikutip dari The Sun. "Lalu, dia hanya akan melumpuhkan lima orang dalam waktu satu jam, jadi tidak ada yang tersisa. Saya melihatnya meninju tas yang berat itu dengan sangat keras sehingga ...

Beberapa poin Yang Untuk Indonesia Yang Harus di Antisipasi Timnas Vietnam

Jakarta - Vietnam akan jadi penantang selanjutnya bagi Timnas Indonesia di Piala AFF 2020. Kedua kesebelasan akan bertanding di Bishan Arena, Rabu (15/12) malam WIB. Kemenangan akan mempermudah langkah masing-masing tim ke babak selanjutnya. Saat ini, skuad 'Garuda' memimpin klasemen Grup B dengan torehan enam poin, hanya unggul selisih gol dari Vietnam di posisi kedua. Pertarungan melawan Vietnam diyakini bakal menjadi ujian sesungguhnya bagi Evan Dimas dan kolega. Sebelumnya, Timnas Indonesia mengandaskan perlawanan Kamboja dengan skor 4-2 dan Laos 5-1. Sementara, Vietnam tampil begitu apik manakala menghajar Malaysia 3-0. Di laga perdana, The Golden Stars menang atas Laos dengan skor 2-0. Dari dua laga yang telah dijalani, setidaknya terdapat tiga hal yang menjadi kekuatan Vietnam. Poin-poin itu pula yang mesti diwaspadai Timnas Indonesia. Apa saja? Sisi Kiri Penyerangan Vietnam Mengerikan Dalam balutan 3-4-3 saat menghadapi Malaysia, Vietnam memiliki sisi kiri ...

Mengapa Tim Bulu Tangkis Indonesia Resmi Mundur Dari Kejuaraan BWF 2021, Berikut Penjelsannya

Jakarta - Tim bulu tangkis Indonesia resmi mundur dari Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis BWF 2021. Langkah ini diambil PBSI untuk melindungi para atlet dari ancaman varian baru virus corona, Omicron. Ketua Harian PP PBSI, Alex Tirta, menerangkan bahwa keputusan membatalkan keberangkatan tim sudah berdasarkan persetujuan Ketua Umum PP PBSI, Agung Firman. "Keputusan menarik diri tim bulu tangkis Indonesia dari Kejuaraan Dunia ini juga sudah disetujui oleh Bapak Ketua Umum PP PBSI, Agung Firman Sampurna,"kata Alex Tirta dalam keterangan resminya, Rabu (8/12) pagi WIB. Sementara itu, Rionny Mainaky selaku Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI menerangkan pihaknya akan mengutamakan kesehatan dan keselamatan para pemain. Ia tak ingin mengambil risiko dari ancaman varian baru virus corona. "Penyebaran virus Omicron yang cepat, sehingga perubahan protokol kesehatan yang tidak menentu membuat kami memutuskan untuk mundur dari Kejuaraan Dunia 2021,"kata Rion...

Pengakuan Seorang Pemain Tak Terkenal Saat di MU, JIka Ronaldo Ada Sosok Yang Rendah Hati

Jakarta - Cristiano Ronaldo banyak dikenal sebagai seorang bintang yang arogan. Namun, hal itu jauh dari apa yang dirasakan Freddy Adu saat di Manchester United (MU) dahulu. Adu adalah mantan wonderkid Amerika Serikat yang gagal mencapai puncaknya. Ia baru berusia 14 tahun kala menandatangani kontrak dengan DC United pada 2004 silam. Dua tahun kemudian, Adu memulai launching bersama tim elderly di DC United. Baru berusia 16 tahun, semua orang menganggap Adu akan meraih penghargaan Ballon d'Or di masa depan. Karier Adu mengalami perubahan luar biasa pada 2006 ketika 'Setan Merah' memberinya uji coba. Ia menghabiskan dua minggu di kamp pelatihan, Carrington, dengan anak-anak buah Sir Alex Ferguson. Akan tetapi, Adu tak bisa bergabung setelah gagal mendapatkan izin kerja. Pupus sudah harapannya. Namun, masa singkatnya itu begitu berkesan. Adalah Ronaldo yang membuat Adu kerasan berada di Inggris. Bintang Portugal itu banyak memberikan nasihat berguna sambil teru...

Menpora Berharap Jika Pemda Maupun Provinsi Ikuti Jejak Jokowi Terkait Mengapresiasi Atlet Berprestasi

Jakarta - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali, berharap pemerintah daerah baik tingkat Provinsi maupun Kabupaten dan Kota, mengikuti jejak Presiden Joko Widodo, perihal apresiasi kepada atlet berprestasi terutama para penyumbang medali di event olahraga. Menurut Amali, Presiden Joko Widodo, memberikan perhatian khusus untuk semua atlet, termasuk para difabel, mengingat mereka sama-sama berprestasi dan membawa nama harum baik untuk Indonesia, maupun daerah tempat mereka berasal. "Pak Presiden itu sangat baik, langsung memberikan apresiasi untuk atlet yang berjaya di Olimpiade maupun Paralimpade. Tidak ada pengecualian, karena mereka sama-sama berprestasi,"kata Amali. Amali menjelaskan, untuk occasion olahraga seperti Olimpiade, Paralimpiade, Sea Games dan Eastern Paragames, itu menjadi tanggungjawab Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). Sementara untuk event PON dan Peparnas, adalah tanggung jawab Pemerintah daerah. Untuk itu, terkait...

Mengapa Para Fan Chelsea Melakukan Boikot Terhadap Wasit Anthony Taylor Yang Memimpin Laga Chelsea VS Liverpool

Jakarta - Chelsea dan Liverpool bermain imbang di pekan ketiga Liga Inggris 2021/22, Sabtu (28/8). Laga itu diwarnai kontroversi usai wasit memberi kartu merah kepada Reece James. Alhasil, para fan The Blues mencoba untuk memboikot sang wasit via sebuah petisi. Detail insidennya begini: Chelsea sempat unggul di menit ke-22 berkat tendangan dari Kai Havertz. Kesalahan dibuat saat James memblokir tembakan Sadio Mane menggunakan tangannya di area gawang. Sang wasit, Anthony Taylor, melihat tayangan ulang melalui VAR dan memutuskan untuk memberi penalti kepada Liverpool dan kartu merah untuk James. Para pemain Chelsea sempat memprotes itu karena merasa James tak sengaja mengenai bola. Seusai pertandingan, penggemar membuat sebuah petisi agar Taylor tidak menjadi wasit pada pertandingan Chelsea selanjutnya. Sebanyak lebih dari 40 ribu orang telah menandatangani petisi tersebut. Fan menuding jika Taylor sengaja ingin menjatuhkan Chelsea. “Terbukti bahwa pria ini memiliki agenda yang kuat te...

Harry Maguire Usai Melakukan Selebrasi Gol, Menyulut Api Emosi Legenda MU Roy Keane

Jakarta - Inggris sukses pesta gol 5-0 ke gawang Albania dalam lanjutan laga Grup I Pra Piala Dunia 2022 Zona Eropa, Sabtu (13/11) dini hari WIB. Bek Manchester United (MU), Harry Maguire, tampil apik dan menyumbang satu gol pada laga itu. Laga baru berjalan sembilan menit, Maguire langsung mencatatkan namanya di papan skor usai mencetak gol sundulan yang memanfaatkan umpan free kick Reece James. Bek MU itu langsung berlari ke pinggir lapangan sembari mengangkat dan menaruh kedua tangannya tepat di telinga. Gestur yang akrab digunakan oleh para pemain saat tengah diterpa badai kritik. Benar saja, selebrasi itu menyulut api emosi legenda MU, Roy Keane. Keane menyebut bahwa gol Maguire itu tak ada artinya karena sang bek tetap aib untuk The Red Devils. "Dia [Maguire] meletakkan tangannya di telinga seakan tengah menutup kritik yang diterimanya. Itu memalukan,"kecam Keane, dikutip dari Mirror. "Dia telah menjadi aib beberapa bulan terakhir untuk Manchester U...